IFLAC (Islamic Family Law Competition) merupakan acara tahunan dari program kerja Departemen Internal Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam dengan mengangkat tema Inovasi Berdaya, Menciptakan Karya, Menggerakan Perubahan Dunia. Acara ini diselenggarakan mulai dari tanggal 13 November - 20 November 2025. IFLAC tahun 2025 selain menyelenggarakan lomba juga ada seminar, dan santunan anak yatim, serta pemilihan duta jurusan. Perlombaan yang diselenggarakan, yaitu:
- Futsal
- Mobile Legend
- Make Up
- MQK
- MTQ
- PS (Play Station)
- Badminton
- Desain Grafis (nasional)
- Legal Opinion (nasional)
| Simbolik Gunting Pita |
Pembukaan IFLAC (Islamic Family Law Competition) dilaksanakan pada tanggal 13 November 2025, bertempat di Aula Fakultas Syari'ah lt.2 dengan simbolik gunting pita yang dilakukan oleh Wakil Dekan III (Wadek) bapak Dr. H. Dede Permana, M.A. dan Sekretaris Jurusan HKI ibu Pitrosussaadah, S.H.I., M.Ag., C. Med. yang mewakili Kajur HKI bapak Faisal Zulfikar, M.H.
| Wadek III dan Kajur HKI |
Penutupan IFLAC dilaksanakan pada tanggal 20 November 2025, bertempat di Aula Fakultas Syari'ah lt.2. Dihadiri oleh Wadek III, Kajur HKI, dan Sema F. Dengan runtutan acara yaitu: penutupan, santunan anak yatim, Seminar, dan pemilihan duta jurusan, serta pembagian hadiah.
| Pemberian Cenderamata |
Narasumber pada Seminar IFLAC tahun 2025 ialah Ketua DPRD Kabupaten Serang saat ini yaitu bapak H. Bahrul Ulum, S.Ag., M.A.P. yang menyampaikan materi sesuai dengan tema IFLAC tahun 2025 yaitu, Inovasi Berdaya, Menciptakan Karya, Menggerakan Perubahan Dunia.
Apa itu Inovasi Berdaya? Inovasi berdaya adalah inovasi yang memiliki
kemampuan nyata untuk menghasilkan perubahan
positif, memberikan manfaat luas serta
memberdayakan individu, kelompok atau
masyarakat.
Inovasi berdaya tidak hanya sekedar baru tetapi
harus relevan, terasa dan berkelanjutan. Inovasi ini penting, karena perubahan dunia yang sangat cepat, menjawab tantangan dunia dengan cara baru, dan menciptakan peluang baru dari berbagai sektor.
Selain Inovasi Berdaya, menciptakan karya juga perlu. Bagaimana proses menciptakan karya?, yaitu dengan pemahaman masalah, kreativitas dan riset, prototipe dan implementasi, serta evaluasi dan penyempurnaan.
Dengan adanya inovasi dan juga sebuah karya, kita sebagai Mahasiswa/I bisa menggerakkan perubahan dunia. Tetapi tetap ada hal penting lainnya, yaitu: berawal dari diri sendiri, konsistensi, mengubah industri, dan end game nya ialah mengubah masyarakat. Walau pasti ada tantangannya, apa yang harus dilakukan? dengan mengutamakan pendidikan dan riset, fokus pada keberlanjutan, dan berpikir global.
Dengan tema Inovasi Berdaya, Menciptakan Karya, Menggerakan Perubahan Dunia dan juga penjelasan dari pemateri seminar, diharapkan kedepannya lewat kegiatan IFLAC (Islamic Family Law Competition) ini Mahasiswa/I bisa mewujudkan tema tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar