Sosialisasi stop kekerasan seksual dan bullying
HKI GOES TO SCHOOL himpunan mahasiswa program studi hukum keluarga islam (HMPS) mengadakan acara sosialisasi di lingkungan pondok pesantren dengan mengangkat tema "STOP KEKERASAN SEKSUAL DAN BULLYING" Acara ini merupakan salah satu program kerja dari departemen pemberdayaan perempuan dan bekerja sama dengan bapak Tasrief Adrianto yang merupakan anggota dari DP3AKKB.
Acara ini diselenggarakan di pondok pesantren daar el rofa warung gunung rangkasbitung pada hari jum'at tanggal 31 Mei 2024 di aula pondok pesantren.
Stop Kekerasan Seksual dan Bullying: Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Bermartabat
Mengapa Kita Harus Peduli?
Kekerasan seksual dan bullying adalah dua isu serius yang terus menghantui banyak individu di berbagai lapisan masyarakat. Kedua tindakan ini tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga dapat meninggalkan luka psikologis yang mendalam dan berkepanjangan. Sangat penting bagi kita untuk memahami dampak buruknya dan berkomitmen untuk menghentikan tindakan-tindakan ini.
Dampak Kekerasan Seksual dan Bullying
Dampak Psikologis : Korban kekerasan seksual dan bullying sering mengalami trauma, depresi, kecemasan, dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Mereka mungkin merasa takut, malu, atau bersalah atas apa yang terjadi, meskipun mereka bukanlah pelakunya.
Dampak Sosial : Korban bisa merasa terisolasi dan menarik diri dari kehidupan sosial. Ini dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan teman, keluarga, dan rekan kerja.
Dampak Akademis dan : Di sekolah, korban bullying mungkin mengalami penurunan prestasi akademis. Di tempat kerja, korban kekerasan seksual mungkin kesulitan berkonsentrasi dan menjalankan tugas mereka dengan baik.
Oleh karena itu mari kita bersama sama untuk mengentikan kekerasan seksual dan bullying baik di lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah, karena kekerasan seksual dan bullying sangat berdampak negatif kepada lingkungan sekitar. Upaya upaya yang dilakukan untuk mengehentikam terjadi nya kekerasan seksual yaitu dengan mengadakan edukasi sejak dini tentang seksual maupun bullying, mengadakan pembinaan kepada seluruh siswa, dan melakukan sosialisasi tentang bahayanya kekerasan seksual dan bullying.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar