Jumat, 22 November 2024

IFLAC 2024

   

Islamic Family Law Competition 2024 (IFLAC)  merupakan salah satu program kerja dari salah satu departemen internal  Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam  2024 dengan mengangkat tema Revitalisasi Kesadaran Generasi Muda Melalui Potensi untuk Generasi Indonesia Emas 2045. Acara ini diselenggarakan selama 4 hari berturut dimulai sejak tanggal 18 - 21 November 2024. Acara ini di buka dengan beberapa perlombaan diantaranya perlombaanya adalah :
  • Make up
  • Akustik
  • Karya tulis hukum
  • MQK
  • MTQ
  • Futsal
  • E- Sports

    Kemudian acara ini ditutup dengan seminar nasional dengan judul "Mengenal Antara Cinta & Nafsu". Cinta adalah suatu hal yang mulia. Allah Sang Maha Cinta yang menyaksikan cinta hamba-Nya dan Allah pun memberitahukan cinta-Nya kepada hamba itu. Allah menerangkan bahwa Dia mencintainya, demikian pula hamba itu menerangkan cintanya kepada Allah.

    Nafsu itu adalah bergabungnya ruh dengan jasad. Dua entitas ini mewujudkan suatu keinginan yang memiliki berbagai kecondongan, baik maupun buruk. Apabila ruh bergabung dengan jasad, itulah nafsu, dan lahirlah kehidupan yang diliputi kebaikan dan keburukan. Allah Swt menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-sebaiknya (mendekati sempurna). Manusia memiliki dua dimensi utama, yakni jasad dan roh. Keduanya saling terkait dan saling mengikat antara satu sama lain. Selain itu, manusia juga diberi akal dan nafsu  yang dibutuhkan untuk kehidupan mereka, sebagai penggerak langkah.

  Generasi muda adalah tulang punggung bangsa, motor penggerak perubahan, dan harapan masa depan. Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam membangun Indonesia Emas 2045, berbagai upaya dilakukan untuk memupuk kesadaran mereka terhadap isu-isu strategis, termasuk dalam bidang hukum Islam. Salah satu inisiatif penting adalah pelaksanaan Islamic Family Law Competition yang bertujuan untuk mendorong revitalisasi kesadaran generasi muda melalui potensi yang mereka miliki. 

Mengapa Penting?

    Indonesia Emas 2045 mengacu pada visi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju tepat saat memperingati 100 tahun kemerdekaannya. Visi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur atau peningkatan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, beretika, dan berdaya saing. Dalam konteks ini, hukum keluarga Islam memegang peran penting sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadilan. Kesadaran akan pentingnya hukum Islam, khususnya dalam aspek keluarga, harus dimulai sejak dini. Generasi muda, yang kelak menjadi pemimpin dan pelaku utama dalam masyarakat, perlu memahami bagaimana hukum ini dapat diterapkan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Kompetisi seperti Islamic Family Law Competition memberikan platform yang relevan untuk menanamkan nilai-nilai tersebut.

Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi kemampuan akademik, tetapi juga sarana untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran generasi muda tentang hukum Islam. Beberapa hal yang menjadi sorotan dalam perlombaan ini meliputi:

  1. Peserta diajak untuk memahami hukum keluarga Islam tidak hanya secara tekstual, tetapi juga kontekstual, sehingga relevan dengan dinamika masyarakat modern.
  2. Kompetisi ini mendorong peserta untuk menemukan solusi inovatif terhadap berbagai isu hukum keluarga yang dihadapi masyarakat, seperti pernikahan, perceraian, hak asuh anak, dan warisan.
  3. Selain kemampuan analisis hukum, peserta juga diasah keterampilannya dalam komunikasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan.

Mendorong Potensi Generasi Emas

    Potensi generasi muda Indonesia sangat besar. Dengan jumlah populasi yang didominasi oleh anak muda, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan global. Namun, potensi ini harus dikelola dengan baik melalui pendidikan yang memadai, pelatihan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan. Islamic Family Law Competition menjadi salah satu upaya untuk menggali dan mengembangkan potensi tersebut. Dengan menanamkan kesadaran akan pentingnya hukum keluarga Islam, generasi muda diharapkan dapat:

  • Berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.
  • Menjadi pemimpin yang berintegritas dengan landasan nilai-nilai moral yang kuat.
  • Membangun masa depan Indonesia yang lebih baik sesuai dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

    Revitalisasi kesadaran generasi muda bukanlah tugas yang dapat diselesaikan dalam semalam. Dibutuhkan upaya berkelanjutan dari berbagai pihak, mulai dari institusi pendidikan, organisasi keagamaan, hingga pemerintah. Islamic Family Law Competition adalah salah satu langkah untuk memulai perubahan ini.

    Dengan semakin banyaknya inisiatif serupa, harapannya generasi muda tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga inovator dan pemimpin yang mampu membawa Indonesia menuju era keemasan di tahun 2045. Mari bersama-sama mendukung langkah ini dan memaksimalkan potensi generasi muda untuk masa depan yang lebih cerah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogspot HMPS HKI 2026

Peran Maba HKI 2026: Membangun Kekompakan dan Semangat Kebersamaan Mahasiswa Baru Dalam rangka mempererat hubungan dan membangun rasa kebers...